Rabu, 07 Desember 2011

Elegi Kelabu

oleh: Giyarno Emha

Semi lalu menonggak dalam sepi
Musim yang tiba pada pucuk cemara
Mungkin tahun saling berbagi
Ombak yang resah, setangkai duka

Begitulah, gelombang laut memantai
Seperti kita yang bersiap ke sebuah benua
Harus pergi, mengembara

Begitulah, fatwa sebuah Kota
Adangan nasib dan hidup gempita
Bangun dalam ketersentakan
: Tawa kanak-kanak lepas dari mimpi manikam

(1981)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar