Rabu, 07 Desember 2011

Pagi di Pangandaran

buat Sri Mujiati
oleh: Giyarno Emha

Laut tak pernah tidur
Dan kota yang jauh masih sepi
Ombak tak lelah mendebur
Dan suaramu jelas sampai
Saat itu pantai masih dingin
Dan nelayan bertahan dalam angin
Ada jejak kaki ketam di pasir
Ada bayangmu melintas di pesisir

Tapi kau sisa batu dari tembok tua
Lebih bekum dari tanah kapur di gua
Tapi kau desir sunyi di lembah tak berhuni
Lebih bisu dari arca dalam candi

O! Di mripatmumengaca telaga sunyi bening
Dan kutemu cintamu dalam hening
Apalah kata-kata, toh dalam diammu
telah tenggelam segala keakuanku
yang rapuh selalu dibakar nafsu

(1979)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar