oleh: Giyarno Emha
Adalah sesekali angin akan kembali
Adalah sesekali angin akan kembali
dan sebuah ruang pun menanti
Di kamar, ranjang menyiapkan mimpi ungu
bertutur tentang kisah lama, bagimu
Adalah sesekali angin menepuk bunga-bunga
dan sebuah pesta pun diselenggarakan
Bulan kuning, detik jam memperpanjang penantian
Di sini kita tenggelam, bercerita pada malam
Adalah sesekali kita ketemu
Seputar mimpi rindu dilunaskan
Lalu saling lepaskan. Hanya waktu
kembali menorehkan, tinggal gema
akan sirna
(1980)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar