oleh: Giyarno Emha
Jarak antara kita, alangkah jauhnya
Jarak antara kita, alangkah jauhnya
Kutempuh bertahun kecepatan cahaya
Tak juga sampai ke omega
Seperti layang-layang putus aku dibawa angin
Terlunta-lunta dalam labirin
Ada saatnya kudengar tangisan pertamamu
Di tengah padang lalang itu
Ada saatnya kudengar tarikan napasmu
Di kaki bukit karang itu
Sebelum ayam berkokok dinihari
Telah kudirikan tiang untuk menyalibmu lagi
(Juni 2004)
Antologi 20 Penyair, Juli 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar