oleh: Giyarno Emha
laut pasang ambang senja
laut pasang ambang senja
bergegas camar, kantukmu lena
ini musim panas dan matahari putih rambutnya
yang menjilati kakimu, sedentum ombak di tepian
tataplah langit yang berbisik kepada kita
tentang hidup yang fana
tataplah langit yang berkabar kepada kita
tentang janji keabadian
yang melengkapkan itu duka, selagi tenggelam
sebuah perahu telah berlayar dari masa mudaku
jauh ke selatan tanpa nakhoda
kautunjuk sebuah benua, yang hijau warnanya
dan sebuah jalan memanjang, di balik cakrawala
ini musim dingin atau tengah kemarau
dan matahari kuning dan sepi
yang purba juga
pandanglah senja di bawah bulan
pandanglah malam dengan kunang-kunang
pandanglah aku, sebelum karam
dalam lautan cinta
(1983)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar