oleh: Giyarno Emha
memo untuk arifin c. noer
memo untuk arifin c. noer
biarkan bulan itu, kata Arifin
memang biarkan, kataku
tetapi diam-diam orang menembaknya
bulan itu jatuh ke comberan
dan anak kecil memungutnya
sebagai mainan
kita tak tahu lagi di mana batas antara impian
dan kenyataan ketika petang kian meremang
dan matahari padam
(1987)
Antologi 20 Penyair, Juli 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar